Perekrutan PPK dan PPS tanpa Pengawasan Panwaslih: Berpotensi Disusupi Kepentingan Parpol

- 11 Mei 2024, 13:55 WIB
ILUSTRASI: Pilkada Serentak 2024
ILUSTRASI: Pilkada Serentak 2024 /Pikiran Rakyat Tangerang Kota/

 

Layar Berita - Masyarakat diminta lebih proaktif untuk mengawasi tahapan rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada 2024. Hal ini ditegaskan oleh Saddam Rassanjani, akademisi FISIP Universitas Syiah Kuala dan peneliti Jaringan Survei Inisiatif (JSI).

Penegasan ini disampaikan seiring proses perekrutan sedang dilakukan oleh pihak Komisi Independen Pemilihan (KIP) pada sejumlah daerah di Provinsi Aceh.  Dimana perekrutan yang dilakukan tanpa ada pengawasan dari Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) di setiap kabupaten/kota.

"Rekrutmen PPK dan PPS berpotensi disusupi dan dipengaruhi kepentingan partai politik untuk kebutuhan Pilkada 2024.  Jadi pengawasan dari masyarakat harus lebih proaktif," ujar Saddam Rassanjani, Sabtu, 11 Mei 2024.

Baca Juga: Pilkada Aceh Tahun 2024: Harus Beragama Islam dan Orang Aceh

Menurut dia, masyarakat dapat melaporkan temuan pelanggaran kepada Jaringan Survei Inisiatif selaku lembaga pemantau Pemilu dan Pilkada. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan ke Panwaslih Aceh Aceh. Pasalnya sejauh ini masih banyak Panwaslih di kabupaten/kota belum terbentuk.

“Pengawasan oleh publik sangat penting, agar petugas PPK dan PPS yang terpilih memiliki integritas tinggi, profesional dan bebas kepentingan parpol tertentu,” tegas Rassanjani.

Bukan itu saja, perekrutan Panitia Pengawas Pemilih di setiap kabupaten/kota juga perlu mendapat pengawasan yang baik dari masyarakat.  Lantaran untuk Pilkada khusus Provinsi Aceh, Panwaslih dipilih kembali sesuai amanat Qanun Aceh, bukan yang dipilih oleh Bawaslu hari lalu.

“Selain mengawasi perekrutan PPK dan PPS, kita juga meminta masyarakat dan juga kalangan media untuk mengawasi perekrutan Panwaslih yang dilakukan oleh DPRK di setiap daerah,” terangnya.

Halaman:

Editor: Agustiar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah