UKT di PTN Naik Fantastis, Komisi X DPR Desak Mendikbud Batalkan Kenaikan

- 21 Mei 2024, 16:02 WIB
Rapat kerja Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2024)
Rapat kerja Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2024) /Tangkapan Layar Youtube DPR RI

 

Layar Berita – Polemik kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terus bergulir. Komisi X DPR RI mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) untuk membatalkan sementara kenaikan UKT tersebut.

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda dalam rapat kerja (Raker) dengan Kemendikbud-Ristek, Selasa 21 Mei 2024 di Gedung DPR Senayan, Jakarta, mengungkapkan bahwa Komisi X menargetkan beberapa hal terkait kenaikan UKT yang menuai protes dari mahasiswa.

Pertama, Komisi X ingin menanyakan penjelasan dari Kemendikbud terkait apakah kenaikan UKT di seluruh kampus telah sepengetahuan dan disetujui oleh Kemendikbud. Selain itu, Komisi X mendesak Kemendikbud-Ristek untuk membatalkan sementara kenaikan UKT tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal Produk UMKM Hingga Tahun 2026, Ini Penjelasan Menteri Agama

Menurutnya, selama ini banyak keluhan bahwa dana operasional yang diberikan kampus masih kurang. Huda mempertanyakan jangan sampai Kemendikbud seolah-olah lepas tangan terhadap perguruan tinggi.

"Komisi X juga ingin mendapatkan penjelasan secara detail terkait dengan pengelolaan manajemen bantuan operasional yang selama ini diberikan kepada pihak kampus. Sebagaimana rapat internal, kami meminta kenaikan UKT ini untuk dibatalkan sementara, ditangguhkan atau dibatalkan," tegas Huda.

"Kita ingin memastikan supaya teman-teman yang sudah melampaui deadline tidak bisa membayar UKT untuk dipastikan diafirmasi oleh pihak Kemendikbud untuk tetap bisa kuliah," tuturnya.

Penjelasan dan Alasan Kemendikbud

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Tinggi dan Ristek Abdul Haris pada rapat tersebut menjelaskan bahwa peningkatan UKT hanya diterapkan untuk mahasiswa baru. Ia juga mengatakan banyak ruang yang diberikan pihak kampus untuk mengakomodasi UKT mahasiswa.

Halaman:

Editor: Agustiar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah