Benarkah Gaji ke-13 PNS Dihentikan? Ini Faktanya

- 20 Mei 2024, 14:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi /dok/canva

 

Layar Berita – Baru-baru ini beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani telah resmi menghentikan pemberian gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Unggahan tersebut pun viral dan menimbulkan keresahan di kalangan PNS. Namun, benarkah informasi tersebut? Dimana unggahan yang belum jelas juntrungannya ini telah membuat sejumlah ASN di Indonesia resah.

Seperti diketahui, gaji ke-13, dialokasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan jelang tahun ajaran baru. Sementara gaji ke-14 atau THR dialokasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan PNS Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya, pensiunan, dan penerima pensiun janda/duda/yatim piatu saat merayakan Idul Fitri. 

Baca Juga: Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal Produk UMKM Hingga Tahun 2026, Ini Penjelasan Menteri Agama

Pemberian gaji ke-13 diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2023 tentang Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2023.

Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Faktanya, pemberian gaji ke-13 PNS tidak dihentikan secara keseluruhan. Menteri Keuangan Sri Mulyani memang benar telah mengeluarkan kebijakan terkait dengan pemberian gaji ke-13 PNS, namun kebijakan tersebut hanya mengatur penundaan dan pengecualian bagi PNS golongan tertentu.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024, dimana disebutkan, PNS yang sedang cuti atau di luar tanggungan negara tidak termasuk dalam penerima bonus ini. Begitu juga dengan mereka yang diberikan tugas baik dalam atau luar negeri dan menerima gaji dari tempat penugasannya.

Diketahui, berdasarkan PP Nomor 14 Tahun 2024 juga mengatur, pencairan THR paling cepat H-10 sebelum hari raya atau setelahnya, sedangkan gaji ke-13 diberikan paling cepat Juni 2024 atau setelahnya.

Halaman:

Editor: Agustiar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah