Seorang Guru SD Seureuke Dikabarkan Hilang Usai Pamit Kerja dari Rumah Sembilan Hari Lalu

- 14 April 2024, 01:12 WIB
Seorang guru SDN 6 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Edi Maksun dikabarkan hilang
Seorang guru SDN 6 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Edi Maksun dikabarkan hilang /dok/Ist

Layar Berita - Seorang guru SDN 6 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Edi Maksun (48) tidak diketahui keberadaannya sudah 9 hari oleh pihak keluarganya.  Sebelumnya pada 4 April 2024 lalu, pria tersebut pamit dari rumah ingin memasang granit sebuah kuburan di Kecamatan Nisam.

Menurut informasi keluarga, korban sebelum pergi pamit ke istrinya, mau pasang granit sebuah makam di Nisam, Kabupaten Aceh Utara.

Informasi pihak keluarga, pria yang juga berprofesi sebagai ustadz tersebut pergi dari  rumahnya mengendarai Sepmor Honda Supra X 125 hitam BL 3740 QG, mengenakan baju kuning berlengan panjang dan menenteng tas berisi alat-alat tukang.

Baca Juga: Satu Unit Kios Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

Menurut anak korban, M Fachruddin (24), sudah beberapa hari ini pihak keluarga   kesulitan mencari keberadaan ayahnya tersebut.  Lantaran nomor HP yang bisa digunakan tidak aktif lagi dan saat berangkat tidak disebutkan detail alamatnya.

“Berangkat dari kampung sekitar 14.00 WIB, minta izin ke keluarga mau pasang granit makam di Nisam, tapi beliau tak bilang desanya apa. Sampai saat ini belum ada kabar, ditelpon tidak masuk,” ungkap M Fachruddin, Sabtu 13 April 2024.

Fachruddin mengaku, selama ini ayahnya tidak punya masalah apa-apa di rumah dan di tempat kerjanya.  Hal inilah yang membuat pihak keluarga kebingungan mencari keberadaan ayahnya.

Mengingat ini, Fachruddin meminta kepada siapapun yang mengetahui keberadaan orang tuanya, agar segera melapor ke pihak kepolisian atau bisa menghubungi nomor kontak keluarga di nomor 083125266541.

“Ayah saya tak ada masalah di rumah dan di tempat kerjanya, malah beliau tercatat sebagai guru penggerak. Kami sudah lapor ke Polres Aceh Utara dan berharap ayah segera ditemukan dan kembali ke rumah dalam kondisi sehat walafiat,” pungkasnya.

Belum kembalinya Edi Maksun ke rumah, juga telah menjadi pembicaraan dari sejumlah guru di Kabupaten Aceh Utara.  Termasuk para grup WhatsApp guru penggerak angkatan 8 Aceh.***

Editor: Agustiar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah