Waspadai Penyalahgunaan Data, Begini Cara Cek Apakah KTP Anda Digunakan untuk Pinjaman Online

- 25 Mei 2024, 17:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi /canva

 

Layar Berita - Pernahkah Anda merasa khawatir data pribadi, khususnya KTP, disalahgunakan untuk pinjaman online (pinjol) ilegal? Ketakutan ini memang beralasan, mengingat maraknya kasus penyalahgunaan data pribadi untuk kepentingan Pinjol ilegal.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apakah KTP Anda terdaftar di Pinjol atau tidak. Hal ini dapat dilakukan dengan mudah melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai informasi, SLIK OJK adalah sistem yang menyimpan informasi terkait pinjaman atau kredit seseorang. Melalui sistem ini, siapa saja bisa memeriksa status pinjaman menggunakan data KTP.

Baca Juga: Tips Jitu Memperpanjang Umur Baterai Handphone Lebih Awet

Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Secara Online

Dilansir dari Portal Informasi Indonesia, berikut langkah-langkah pengecekan KTP melalui SLIK OJK secara online:

  1. Buka situs [https://idebku.ojk.go.id](https://idebku.ojk.go.id) atau unduh aplikasi iDebku OJK.
  2. Pilih "Pendaftaran" di halaman utama.
  3. Isi data yang diminta seperti jenis debitur, jenis identitas, kewarganegaraan, nomor identitas, hingga kode captcha.
  4. Pastikan informasi yang diisi benar.
  5. Klik "Selanjutnya" untuk mengisi formulir SLIK OJK.
  6. Unggah dokumen pendukung (KTP dan foto diri).
  7. Klik "Ajukan Permohonan".
  8. Setelah pendaftaran berhasil, pemohon akan mendapatkan nomor pendaftaran.
  9. Cek status permohonan di menu "Status Layanan" dengan nomor pendaftaran.
  10. OJK akan memproses permohonan iDeb melalui email paling lambat satu hari kerja setelah pendaftaran.

Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Secara Offline

Untuk pengecekan secara offline, berikut langkah-langkahnya:

  1. Datang langsung ke kantor OJK setempat.
  2. Bawa dokumen persyaratan permohonan:
  •  Untuk perseorangan: Fotokopi identitas diri (KTP untuk WNI atau Paspor untuk WNA) dan surat kuasa jika dikuasakan.
  •  Untuk yang telah meninggal: Fotokopi identitas diri, surat keterangan kematian, dan dokumen hubungan kekeluargaan/ahli waris.
  •  Untuk badan usaha: Fotokopi identitas badan usaha dan identitas pengurus, NPWP, akta pendirian perusahaan, perubahan anggaran dasar terakhir, dan surat kuasa jika dikuasakan.
  1. OJK akan melakukan pengecekan sesuai formulir dan dokumen pendukung.
  2. Hasil akan dikirimkan melalui email pemohon yang telah didaftarkan.

Berikut panduan bagi Anda untuk dapat mengecek apakah data KTP Kita digunakan untuk Pinjol Ilegal. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan KTP Anda tidak disalahgunakan untuk pinjaman online tanpa izin. Semoga informasi ini bermanfaat!***

Editor: Agustiar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah