Hari Keluarga Nasional 29 Mei 2024: Sejarah dan Tujuannya

- 25 Mei 2024, 08:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi /dok/canva

 

Layar Berita – Di tengah gejolak zaman yang penuh dengan perubahan dan tantangan, Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh pada tanggal 29 Juni setiap tahunnya hadir sebagai oase penyejuk hati, mengingatkan kita akan pentingnya keluarga sebagai benteng kokoh dalam membangun bangsa.

Lebih dari sekadar momen seremonial, Harganas merupakan sebuah refleksi mendalam tentang peran krusial keluarga dalam menumbuhkan generasi penerus yang berkualitas dan berkarakter mulia. Di era modern yang serba cepat ini, di mana individu disibukkan dengan berbagai aktivitas dan tuntutan, keluarga acap kali terabaikan. 

Namun, dibalik hiruk pikuk kehidupan, keluarga bagaikan pelabuhan yang selalu menyambut kita dengan tangan terbuka, menjadi sumber kekuatan dan kasih sayang yang tak ternilai.

Baca Juga: Ayo Kenali Apa itu Malaria: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Sejarah Harganas: Jejak Pahlawan dan Pelukan Keluarga

Sejarah Harganas berakar dari perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang rela berpisah dari keluarga demi mengibarkan bendera Merah Putih. Momen reuni mereka dengan keluarga tercinta pada tanggal 29 Juni 1949 menjadi inspirasi lahirnya Harganas. 

Prof. Dr. Haryono Suyono, sang penggagas Harganas, mengusulkan tiga pilar penting:

  1. Mewarisi semangat kepahlawanan dan perjuangan bangsa.
  2. Menghargai dan mengingatkan pentingnya keluarga bagi kesejahteraan bangsa.
  3. Membangun keluarga yang bekerja keras dan mampu berbenah diri menuju kesejahteraan.

Membangun Keluarga Berkualitas: Misi Mulia Harganas

Harganas bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang membangun masa depan. Tujuan utamanya adalah:

  1. Mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas.
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran vital keluarga dalam kehidupan.
  3. Mengingat bahwa keluarga adalah sumber kekuatan, penghidupan, dan pemeliharaan.
  4. Menciptakan keluarga Indonesia yang sejahtera dan bahagia.

Merajut Kembali Benang Kehangatan: Tantangan dan Harapan

Di era digital ini, keluarga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kesibukan orang tua, pengaruh gadget, dan nilai-nilai moral yang kian pudar. 

Halaman:

Editor: Agustiar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah